Minggu, 10 Maret 2019

Gunung Bromo Jawa Timur

vincentius yongky
Gunung Bromo, siapa yang tidak mengenal kepopuleran gunung berapi yang masih aktif ini. Gunung Bromo adalah gunung yang paling terkenal di Jawa Timur dengan kunjungan yang paling ramai setiap tahunnya.

Gunung Bromo memiliki ketinggian 2.392 Meter dari atas permukaan laut dan berada dalam empat lingkup kabupaten, yaitu Probolinggo, Pasuruan, Lumajang dan Kabupaten Malang. Keadaan alam gunung Bromo bertautan pula dengan lembah, ngarai, caldera atau lautan pasir dengan luas sekitar 10 Km. Gunung Bromo juga termasuk dalam satu kawasan Bromo Tengger Semeru National Park, dimana terdapat beberapa obyek wisata yang bisa dikunjungi seperti, Gunung Semeru, Gunung Tengger, Gunung Batok, beberapa danau dan Gunung Bromo sendiri. Sebagai gunung berapi yang masih aktif, Gunung Bromo telah mengalami letusan dengan interval waktu yang teratur dalam 20 abad ini, yakni sekitar 30 tahun sekali. Letusan terbesar terjadi pada tahun 1974 dan kembali meletus di tahun 2010. Selain keindahan yang tersimpan di Gunung Bromo, Yadna Kasada atau Upacara Kasodo lah yang membuat Gunung Bromo menjadi tujuan destinasi utama setiap tahunnya. Upacara Kasodo digelar setiap tahun pada bulan purnama di bulan Desember atau January.

Asal muasal Upacara Kasodo ini bermula sejak abad ke-15 di mana diceritakan tentang seorang putri bernama Roro Anteng yang memimpin kerajaan Tengger dengan suaminya, Joko Seger. Pasangan ini tidak memiliki anak dan karena itu mereka berdoa dan memohon kepada dewa-dewa gunung untuk diberikan anak. Dari permohonan mereka, dewa memberi 24 anak dan mewajibkan bagi mereka untuk mengorbankan anak ke 25 mereka untuk dilempar kedalam gunung berapi. Permintaan dewa inipun dilaksanakan sehingga menjadi tradisi sampai saat ini. Rakyat Tengger melakukan upacara Kasada dengan melemparkan hasil bumi ke dalam kawah Bromo sebagai ucapan syukur atas panen yang diterima dan sebagai permohonan untuk panen yang lebih melimpah di musim selanjutnya.

Meskipun penuh dengan bahaya, terdapat beberapa penduduk setempat yang mengambil resiko dengan naik dan turun ke kawah dalam upaya untuk mengambil kembali barang yang dikorbankan yang diyakini bisa membawa keberuntungan.



Cr: www.eastjava.com

Senin, 20 Maret 2017

Sejarah Berdirinya Tugu Pahlawan Surabaya

Vinsentius Yongky
Mumpung lagi liburan di kota Surabaya, gak ada salahnya mampir ke salah satu monumen bersejarah yang ada di kota Pahlawan ini. yaa ,,, benar,, Monumen Tugu Pahlawan Surabaya.
VInsentius Yongky

Tugu Pahlawan adalah sebuah monumen yang menjadi markah tanah* Kota Surabaya. Tinggi Tugu Pahlawan ada yang mengatakan 45 yard (41,13 meter) lalu 40,50 meter, beberapa orang juga menyebutkan 41,15 meter. Berbentuk lingga atau paku terbalik. Tubuh monumen berbentuk lengkungan-lengkungan (Canalures) sebanyak 10 lengkungan yang terbagi atas 11 ruas. Tinggi, ruas, dan canalures mengandung makna tanggal 10, bulan 11, tahun 1945.
Tugu Pahlawan terletak persis di depan Kantor Gubernur Jawa Timur, dibangun di atas lahan seluas 2,5 hektar, yang dulunya adalah Kantor Raad Van Justititie atau Gedung Pengadilan Tinggi pada masa penjajahan Belanda.
Tujuan pembangunan Tugu Pahlawan adalah tak lain untuk mengenang sejarah perjuangan Arek-arek Suroboyo sekaligus seluruh masayarakat Indonesia yang ikut serta dalam mempertahankan kemerdekaan dalam momen bersejarah 10 Nopember 1945 di Surabaya.

Pendiri Tugu Pahlawan
Dalam Wikipedia bahasa Indonesia disebutkan Ada dua pendapat mengenai siapa yang menjadi pemrakarsa, sekaligus arsitek monumen Tugu Pahlawan Surabaya. Menurut Gatot Barnowo, monumen ini diprakarsai oleh Doel Arnowo, yang saat itu menjabat sebagai Kepala Daerah Kota Besar Surabaya. Kemudian ia meminta Ir. Tan untuk merancang gambar monumen yang dimaksud, untuk selanjutnya diajukan kepada Presiden Soekarno.
Sedangkan menurut Ir. Soendjasmono, pemrakarsa monumen ini adalah Ir. Soekarno sendiri. Ide ini mendapat perhatian khusus dari Walikota Surabaya, Doel Arnowo. Untuk perencanaan dan gambarnya diserahkan kepada Ir. R. Soeratmoko, yang telah mengalahkan beberapa arsitektur lainnya dalam sayembara untuk pemilihan arsitek untuk membangun monumen ini.
Pada awalnya pekerjaan pembangunan Monumen Tugu Pahlawan ditangani Balai Kota Surabaya sendiri. Kemudian dilanjutkan oleh Indonesian Engineering Corporation, yang kemudian diteruskan oleh Pemborong Saroja. Monumen yang dibangun selama sepuluh bulan ini, diresmikan oleh Presiden Soekarno pada tanggal 10 November 1952.
Perjalanan menuju ke monumen ini tidaklah sulit, karena berada tepat di tengah kota Surabaya. Pada saat pertama kali masuk ke kawasan monumen bersejarah ini, Anda akan disambut dengan gerbang Candi Bentar dan juga sinyal tiga operator yang tersedia penuh yang siap untuk Anda gunakan, yang di antara lain Indosat, IM3 dan Axis. Sinyal ini tersedia penuh hingga sekitaran lapangan yang biasa digunakan untuk kegiatan upacara. Hingga masuk ke jalan utama Museum, kedua operator Indosat dan Axis masih menunjukkan kekuatan sinyalnya, sedangkan XL sudah mulai meredup satu dua bar sinyal.
Pada saat masuk ke dalam Museum, di lantai 1 Museum Monumen Tugu Pahlawan ini berisi tentang diorama Bung Tomo dan rekaman Bung Tomo pada saat mengorbankan semangat juang arek arek Suroboyo, semua operator kehilangan sinyalnya dan hanya meninggalkan pesan call emergency only. Anda hanya bisa melakukan pengecekan saldo pulsa Anda di dalam operator Anda, dan itu terkadang bisa dilaksanakan.
Beralih ke lantai dua yang tersimpan Diorama Statis I, II Koleksi Senjata, Koleksi Bung Tomo, Radio Bung Tomo, dan Lukisan, sinyal dari ketiga operator ini kembali menemukan sinyalnya. Sinyal ketiga operator ini kembali penuh di lantar ke 2 museum ini dan Anda kembali bisa melakukan panggilan dan mengirim pesan seperti biasanya.
Sesudahnya dari museum, Anda akan menemukan jalan keluar dari museum dan monumen ini dan Anda akan kembali disambut oleh ketiga sinyal dari ketiga operator tersebut dengan aktivitas penuh. Selebihnya di sekitar monumen, Anda tidak akan kembali sinyal dari ponsel Anda hingga Anda keluar di wilayah monumen Tugu Pahlawan Surabaya.

Cara Paling Mudah Membuat Tubuh Rileks

Jika sedang pegal dan stres karena banyak pikiran, pijat biasanya dijadikan alternatif utama untuk membuat tubuh rileks. Namun ada banyak cara mudah lain yang bisa dilakukan jika beberapa dari Anda ingin rileks tanpa bantuan pijatan. Simak selengkapnya seperti yang dilansir dari Huffington Post berikut ini.


Mendengarkan musik yang menenangkan 
Sebuah penelitian dari tahun 2011 menyebutkan kalau sebuah grup band bernama Marconi Union memiliki lagu yang paling menenangkan berjudul Weightless. Jadi jika ingin rileks, coba dengarkan lagu tersebut.
Memandang ikan dalam akuarium
Akuarium bukan sekadar rumah bagi para ikan hias. Sebab menurut peneliti, ikan-ikan dalam akuarium memiliki efek terapi jika dipandang membuat tubuh terasa lebih rileks. Jika tidak punya akuarium di rumah, Anda bisa memandang akuarium virtual di internet karena efeknya tetap sama.
Minum teh
Cara mudah sekaligus lezat untuk membuat tubuh lebih rileks adalah dengan minum teh. Beberapa teh herbal memang memiliki khasiat kesehatan seperti menurunkan tekanan darah dan menghilangkan stres.
Menarik napas dalam-dalam 
Cemas atau stres sebenarnya bisa diatasi dengan cara menarik napas dalam-dalam. Sebab melalui cara bernapas seperti itu, tubuh mendapat asupan oksigen lebih banyak, darah mengalir lebih lancar, dan pikiran menjadi lebih rileks.
Membayangkan diri terapung
Tidak perlu pergi berlibur jika ingin rileks, Anda cukup membayangkannya. Misalnya berimajinasi Anda sedang berlibur di pantai dan terapung di lautan. Membayangkan hal yang menyenangkan bisa membuat tubuh lebih rileks.

Itulah beberapa cara paling mudah membuat tubuh rileks. Selamat mencoba!



Cr: https://www.merdeka.com/sehat/6-cara-paling-mudah-membuat-tubuh-rileks.html

Filosofi Buku

Vinsentius Yongky
Buku adalah gudang ilmu,membaca adalah kuncinya.
Buku merupakan jendela Dunia.

Seorang Napoleon Hill (26 oktober 1883 - November 8, 1970) adalah seorang penulis Amerika yang merupakan salah satu produsen paling awal dari genre modern -keberhasilan sastra pibadi..karyanya yang paling terkenal , Think and Grow Rich , adalah salah satu buku terlaris sepanjang masa.

"Mengungkapkan bahwa drajat sebuah bansa , salah satunya ditentukan oleh media yang dibaca dan  minat baca bangsa itu sendiri."

Lebih tajam lagi bila qt menyimak ungkapan Andrias Harefa (Andrias Harefa dilahirkan di Curup, 6 September 1964. Drop Out dari Fakultas Hukum UGM, ia memulai karirnya sebagai jurnalis independen (1987-1989) dan kemudian sempat berkarir sebagai HRD Consultan dilingkungan Dale Carnegie Training Indonesia (1990-1998). Kemudian ia memutuska untuk mendidikasikan hidupnya dalam bidang pembelajaran , kepemimpinan ,dan kewirausahawan.),

"Bahwa masa depan suatu bangsa akan ditentukan oleh beberapa artikel yang ditulis setiap harinya di negara dimana bangsa itu berada, dan berapa buku yang diterbitkan dalam setahun."

Beberapa sifat buku yang patut menjadi alasan untuk kita memncintainya adalah 

Pertama, karena buku selalu up to date.Walaupun buku telah berumur puluhan tahun bahkan ratusan tahu, tapi buku selalu menyimpan informasi yang akurat sebagai media untuk mengetahui data peradaban yang ada saat itu.

Kedua, karena buku selalu kaya dengan imajinasi. Membayangkan apa yang tertulis dibuku membuat kita seperti membangun imajinasi versi pikiran kita sendiri. Mengajak diri kita untuk berkreasi dengan menenggelamkan diri dalam alur atau setting yang terdapat dalam buku. Itu menjadikan kita belajar untuk mengerti dunia lain yang sebelumnya tak pernah terpikir oleh kita.

Ketiga, dengan membaca buku dapat membuat kita tergerak untuk menulis.Mendeskripsikan sesuatu hal menurut kaca mata kita sendiri. Menulis membuat kita bebas menciptakan dunia yang ingin kita bangun. Kita bisa mengungkapkan apa yang kita rasakan. Dan menulis adalah sarana yang paling efektif dalam mengungkapkan perasaan. Juga bisa menawarkan pemikiran baru kepada orang lain

Membaca adalah salah satu modal kita untuk semakin bisa mencintai ilmu.

Membaca tidak mengenal usia dan waktu. Tidak ada istilah berhenti untuk menggali ilmu. Seandainya kita diberitahukan bahwa besok akan mati,maka kita harus tetap terus belajar.

Kunci agar kita selalu mau belajar adalah jangan pernah mengagap diri kita selalu pintar. Angaplah diri kita selalu kurang.Sehingga kita akan selalu haus akan ilmu pengetahuan. Ingatlah bahwa setiap hari ilmu di dunia akan selalu bertambah dan berubah mengikuti perkembangan jaman....


Cr: http://bukuorbook.blogspot.co.id/2010/10/filosofi-buku.html